Entertainment
Typography

Radiomuara.com / Jakarta, 1 Des 2017 Musisi Ahmad Dhani yang dituduh melakukan penyebaran ujaran kebencian melalui media sosial memenuhi panggilan penyidik polres metro Jakarta Selatan.

Ahmad Dhani tiba dihalaman Mapolres Jaksel kamis siang ( 30/11/17 ) sekitar pukul 13.45 wib dengan didampingi tim pengacaranya. Dengan setelan putih hitam Ahmad Dhani diberikan beberapa pertanyaan oleh tim penyidik. Ali Lubis selaku pengacara menjelaskan, kliennya tidak layak menjalani proses hukum yang dituduhkan.

Menurut beliau ada 3 hal yang membuat laporan itu tidak bisa dilanjutkan. Yang pertama adalah legal standing karena sang pelapor yakni Jack Lapian tidak tercemar kan nama baiknya. Kedua, Undang-Undang tentang Indivasi dan Transaksi Elektronik (ITE) yang seharusnya pihak terlapor memenuhi unsur penyebaran indivasi menimbulkan kebencian suku, agama, ras dan antar golongan Dan ketiga tulisan kliennya tidak ada unsur provokasi.

 
  Ahmad Dhani dipanggil tim penyidik berdasar laporan Jack Lapian mengutip pernyataan Ahmad Dhani di Twitter "@AHMADDHANIPRAST" pada 6 Maret 2017. Berdasarkan Laporan Polisi Nomor LP/1192/III/2017/PMJ/Dit Reskrimsus dengan jeratan Pasal 28 ayat 2 juncto Pasal 45 ayat 2 UU RI Nomor 19 Tahun 2016 tentang Indivasi Transaksi dan Elektronik (ITE ). Sementara Kapolres menyatakan, pihaknya mempunyai dua bukti yang menguatkan untuk menetapkan status tersangka terhadap Ahmad Dhani.
 
Reporter : Angga P
Redaksi : Arya BK

Twitter

Facebook

Visitors Counter

902999
Today
Yesterday
This Week
Last Week
This Month
Last Month
All days
855
830
1685
269151
9930
29999
902999
Your IP: 167.114.174.57
2017-12-11 21:52